Harga Bitcoin Kini Mencapai US$ 146.000 Jangka Panjang
Harga Bitcoin Kini Mencapai US$ 146.000 Jangka Panjang

Harga Bitcoin Kini Mencapai US$ 146.000 Jangka Panjang

74 views

Sarumpun.com – JpMorgan memperkirakan, harga Bitcoin bisa mencapai US$ 146.000 dalam jangka panjang, dengan target harga jangka pendek sebesar US$ 73.000 untuk tahun 2022.

Proyeksi itu tertuang dalam laporang perdanan dari publikasi terbaru JPMorgan pekan lalu yang berfokus pada prospek investasi alternatif, termasuk aset digital.

“Aset digital berada pada kenaikan struktural multi-tahun, tetapi titik masuk saat ini terlihat tidak menarik, menurut pendapat kami, untuk cakrawala investasi 12 bulan karena Bitcoin tampaknya telah kembali ke wilayah overbought,” kata Nikolaos Pangirtzoglou, analis JPMorgan, seperti dikutip Bitcoin.com.

“Kemunculanj kembali kekhawatiran inflas di kalangan investor selama Septemebr dan Oktober 2021, tampaknya telah memperbarui minat dalam penggunaan Bitcoin sebagtai lindungt nilai inflas,” ujarnya.

Mengulangi “pandangan bullish” untuk Bitcoin JPMorgan buat pada Oktober lalu, Panigirtzoglou mengatakan, daya pikat aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia itu sebagai lindungi nilai inflas mungkin telah diperkuat oleh kegagalan emas untuk merespons kekhawatiran yang menigkat atas inflas dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga:

Menurut Panigirtzoglou, persaingan Bitcoin dengan emas terus berlanjut, terutama karena lebih banyak generasi milenial berinvestasi, mengingat preferensi mereka terhadap aset kripto.

“Mempertimbangkan seberapa besar investasi finansial ke emas, setiap crowding out dari emas sebagai mata uang alternatif menyiratkan keuntungan besar untuk Bitcoin dalam jangka panjang,” ungkap dia.

Harga Bitcoin sangat tidak bisa diprediksi

Tapi, Panigirtzoglou menyebutkan, agar prediksi harga US$ 146.000 menjadi kenyataan, volatilitas Bitcoin harus turun secara signifikan. Sehingga, investor yang aturan merasa nyaman menambahkan kripto ke portofolio mereka.

JpMorgan mencatat, volalitas Bitcoin saat ini sekitar sempat hingga lima kali lebih tinggi dari emas. Volatilitas saat ini adalah masalah sehingga harga wajar bitcoin sebenarnya sekitar US$ 35.000.

Meskipun demikian, JPMorgan mengungkapkan, volatilitas bitcoin sedang turun dan harga US$ 73.000 terlihat masuk akal sebagai target harga untuk tahun 2022.

Hanya, Panigirtzoglou mengingatkan, harga Bitcoin sangat tidak bisa diprediksi. Alhasil, lonjakan di atas US$ 146.000 dan penurunan ke bawah US$ 30.000 mungkin terjadi.

Harga Bitcoin, mengacu data Bitcoin.com, pada Senin (08/11) pukul 11.26 WIB ada di US$ 65.279,77 atau naik 4,93% dibanding posisi 24 jam sebelumnya. Posisi ini dekat dengan rekor tertinggi sepanjang masa di US$ 66.898,64.

Sumber : investasi.kontan.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *