Mobil Listrik Wuling Hongguang Telah Mendarat di Indonesia
Mobil Listrik Wuling Hongguang Telah Mendarat di Indonesia

Mobil Listrik Wuling Hongguang Telah Mendarat di Indonesia

160 views

Sarumpun.com – Kehadiran mobil listrik Wuling ke pasar Indonesia semakin dekat. Terakhir, mereka membawa Wuling EV Macaron di acara peluncuran Wuling Center pada hari Rabu (27/10/21) di Jakarta. Bagaimana terlihat seperti mobil listrik macam apa ini? Periksa ulasan kita!

Ada dua Wuling Hongguang EV Macaron hadir di Wakarta Center, satu kuning atau lemon kuning dan putih dan juga pink atau bubuk putih. Keduanya masih menggunakan konfigurasi setir di kiri.

Design Eksterior

Wuling Hongguang EV Macaron ini terlihat sangat kompak. Di atas kertas, panjang hanya 2,920 mm, berarti mobil adalah sekitar 72 cm lebih kompak dari Honda Brio. Seperti lebar, Hongguang EV Macaron direkam di sana pada 1493 dan tinggi hanya 1,621 mm.

Dari depan, Wuling Hongguang EV muncul kanan mobil listrik yang tidak menggunakan grille. Wajahnya tampak datar berwarna krom hitam alias piano hitam yang dijepit oleh dua headlamp. Di tengah, logo Wuling dapat dibuka untuk mengakses lubang pengisian.

Geser ke samping, kesan lucu jelas sangat diucapkan. Selain itu karena pintu yang hanya dua alias coupe, mobil ini juga menggunakan kaki yang kecil. Rim menggunakan lingkaran cincin 12 yang dibungkus dengan ban 145/70.

Saat melihat di belakangnya, Wuling Hongguang EV Macaron dilengkapi dengan desain yang rusak atau mengutak. Desain lampu di belakangnya sejalan dengan desain lampu dan juga ada panel hitam membaca ‘Wuling’.

Kaca di belakangnya, ini bisa dibuka untuk mengakses penyimpanan. Namun, dalam keadaan kursi belakang terbuka, bagasi sangat kecil. Jika Anda membutuhkan penyimpanan daerah itu, maka pasti kursi belakang untuk dilipat.

Desain Interior

Di dalam kabin mobil kecil ini, kata-kata langsung muncul dalam pikiran kita adalah ‘sederhana’. Kursi ini dilapisi bahan seperti kain abu-abu dengan kombinasi warna sejalan dengan tubuh-nya.

Adapun dasbor, tampak sangat sederhana. Hanya ada grid AC lama transverse dan tombol bahaya yang dekat dengan roda kemudi. Untuk pengaturan udara, masih menggunakan tombol yang dapat diputar, terdiri dari tiga potong, dan desain yang sangat sederhana. Di sampingnya, ada sebuah headunit yang bisa dihubungkan dengan sebuah koneksi USB.

Shifter dari Wuling Hongguang EV disimpan di tengah, di antara pengemudi dan penumpang depan. Desain sederhana dan bentuk, hanya berputar bantalan D, N, R dan simbol cas. Selain itu, ada juga tombol naik-dan-turun jendela dekat shifter dia.

Bangku baris keduanya terasa padat dan bagi saya yang memiliki tinggi 175 cm, rasanya tidak nyaman untuk duduk lama. Memang Mobil cocok untuk mengemudi di daerah perkotaan, bahwa setiap perjalanan membutuhkan waktu yang lama.

Bangku baris kedua adalah menurut pendapat kami hanya dapat diisi oleh dua orang tua. Secara umum, mobil ini datang dengan desain yang sangat menarik. Dia terlihat manis, memperkuat konsep sebagai mobil listrik untuk urban.

Menurut kami, Wuling Hongguang EV Macaron ini akan sesuai digunakan orang-orang muda di kota-kota besar adalah kendaraan padat dan sulit untuk menemukan parkir. Atau untuk keluarga kecil, itu masih baik-baik saja. Selama bersedia berkompromi dengan ruang kompak.

Mobil listrik yang diproduksi oleh joint venture SAIC-GM-Wuling (SGMW) Jadi Patung Rakyat Cina sejak pertama kali diluncurkan beberapa waktu lalu. Penjualan tokoh terus meningkat secara konsisten sejak tahun lalu. Bahkan mampu mengalahkan Tesla di unit penjualan mobil listrik adalah yang terbesar di Cina.

Masuk akal jika Hongguang mini EV diserang oleh konsumen karena harganya murah. Di Cina, mobil listrik kecil sedang dijual di US $ 4.500, atau sekitar Usd 64 juta.

Dalam varian yang dijual hari ini, mobil memiliki dimensi panjang 2,917 mm, lebar 1493 mm, dan tinggi 1,6 mm, dengan wheelbase 1.940 mm. dengan ukuran itu, Hongguang EV cukup kompak.

Sementara dari pertunjukan, Wuling Hong Guang Mini EV dilengkapi dengan motor listrik bertenaga 27 dk. Power disediakan oleh baterai compact 13,8 kWh.

Mobil kecil ini bisa mencapai kecepatan hingga 100 km/jam sekali LSM, mobil listrik dapat melakukan perjalanan 200 km. Sosok itu lebih dari cukup bagi warga yang tinggal di daerah perkotaan yang biasanya hanya membutuhkan jarak tempuh yang pendek.

Partai Wuling Indonesia mengatakan, mobil ini dapat dikenakan biaya dari nol sampai penuh dengan durasi pengisian 6-8 jam. Tetapi menurut Wuling Indonesia, pengisian yang pasti dapat lebih cepat bersamaan dengan kehadiran fitur cepat.

Kabar baiknya, perencanaan produk Wuling Motors Indonesia, mengatakan bahwa mobil-mobil listrik Wongguang disertakan dalam produk Wuling yang menggunakan platform GSEV dan kemungkinan untuk dikembangkan di Indonesia.

“Kami memperkenalkan di sini beberapa produk berasal dari GSEV atau Global kecil Kendaraan Listrik. GSEV ini sendiri adalah platform yang dimiliki oleh Wuling, dalam bentuk kendaraan draft, yang kemudian dapat dikembangkan menjadi beberapa model.

Karena namanya global, platform itu sendiri, draft dasarnya ini akan dikembangkan juga untuk beberapa negara, termasuk juga kemungkinan besar ada di Indonesia,” kata Danang Wiratmoko, Rencana Produk W Motors untuk anggota media pada acara peluncuran Wuling Center pada hari Rabu (27/10/21).

Tetapi ketika ditanya tentang kapan kepastian rilis mobil listrik kecil, Wuling yang masih enggan untuk menjawab dan mengatakan informasi tentang ekosistem listrik akan dibawa W Indonesia akan mereka jelaskan untuk acara GIIAS 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *