Bitcoin Cs Koreksi Lagi Dan Ripple Polkadot Pada Hari Ini Kembali Menguat
Bitcoin Cs Koreksi Lagi Dan Ripple Polkadot Pada Hari Ini Kembali Menguat

Bitcoin Cs Koreksi Lagi Dan Ripple Polkadot Pada Hari Ini Kembali Menguat

65 views

Sarumpun.comBitcoin Cs Mulai Koreksi Lagi Dan RipplBitcoin Cs Koreksi Lagi Dan Ripple Polkadot Pada Hari Ini Kembali Menguat – Harga mayoritas mata uang kripto (cryptocurrency) berkapitalisasi pasar terbaik melemah pada perdagangan Rabu (27/10/2021) pagi waktu Indonesia, karena investor kembali merealisasikan keuntungannya pada bagian hari ini.

Berdasarkan data dari CoinMarketCap pukul 09:00 WIB, dari kedelapan kripto berkapitalisasi pasar terbesar (big cap) non-stablecoin, hanya ripple dan polkadot yang masih menguat.

Ripple menguat 0,44% ke level harga US$ 1,12/koin atau setara dengan Rp 15.848/koin (asumsi kurs ini Rp 14.150/US$) dan polkadot melesat 1,57% ke level US$ 44,57/koin atau Rp 630.666/koin.

Sementara sisanya kembali diperdagangkan di zona merah padi pagi hari ini. Bitcoin ambles 3,44% ke level harga US$ 60.614,74/koin atau Rp 857.698.571/koin, ethereum merosot 1,59% ke level US$ 4.154,37/koin (Rp 58.785.336/koin).

Berikutnya binance coin terkoreksi 1,03% ke US$ 479,9/koin (Rp 6.790.585/koin), cadano melemah 0,53 ke US$ 2,14/koin (Rp 30.281/koin), dan degocoin tergelincir 1,95% ke US$ 0,2583/koin (Rp 3.655/koin).

Bitcoin kembali diperdagangkan di kisaran level US$ 60.000 pada pagi hari ini, setelah sempat bertahan di kisaran level US$ 62.000 pada perdagangan Senin kemarin.

Baca Juga:

Aksi jual (profit taking) investor masih berpotensi melanda koin digital berkapitalisasi lebih dari US$ 1 terliun tersebut. Data dari Blockchain menunjukkan pemegang bitcoin jangka panjang mulai mengambil keuntungan, yang biasanya terjadi ketika bitcoin mencapai titik tertingginya masa.

Berdasarkan siklus harga saat ini, aksi ambil keuntungan dari pemegang bitcoin jangka panjang tampaknya relatif lebih rendah dibandingkan pada fase akhir pasar bullish yang cukup ekstrim, berdasarkan riset dari Glassnode.

Meskipun ada sedikit aksi profit talking, namun para pemegang jangka panjang di bitcoin saat ini konsisten mempertahankan fase awal pasar bullish-nya, sehingga koreksi dan aksi jual investor saat ini masih dinilai wajar.

Sementara itu di pasar berjangka (futures) bitcoin, perusahaan dana leverage di Chicago Mercantlie Exchange (CME) meningkatan taruhannya terhadap bitcoin yang sempat naik ke rekor tertinggi barunya pada pekan yang berakhir 19 Oktober 2021.

Hal ini dilakukaqn oleh perusahaan tersebut kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan dari selisih (gap) yang melebar antara harga bitcoin di pasar berjangka dengan bitcoin di pasar spot.

Secara teknikal, bitcoin menunjukkan kemunduran secara terbatas, setelah bitcoin mencoba menguji ulang di dekat level support US$ 60.000 yang dicapainya pada awal pekan ini.

Di lain sisi, proses update besar bitcoin terakhir dilakukan pada Juli 2017 silam, dimana harganya sempat melesat hingga 50% ketka proses upadate tersebut berlangsung.

Kini, ketika jaringan blockchain asli bersiap untuk proses upgrade besar berikutnya pada November mendatang atau dapat disebut Taproot, beberapa investor mengharapkan reaksi mendekati skala itu.

Sumber : www.cnbcindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *