Harga Bitcoin Pada Hari Ini Terus Menguat Tembus Rp 877.3 Juta
Harga Bitcoin Pada Hari Ini Terus Menguat Tembus Rp 877.3 Juta

Harga Bitcoin Pada Hari Ini Terus Menguat Tembus Rp 877.3 Juta

305 views

Sarumpun.com – Harga aset kripto jenis bitcoin masih melanjutkan tren penguatan. Hal ini seiring dengan adanya kabar pemerintah AS yang akan segera menyetujui exchange traded funds (ETF) di bursa untuk kripto teratas berdasarkan nilai pasar.

Dilansir dari CoinMarketCap, pada sesi perdagangan Senin (18/100 pukul 10.40 WIB, harga Bitcoin bahkan telah menembus level 62.000 dollar AS atau setara Rp 877,3 juta per keping. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar tercatat telah menguat sekitar 1,48 persen selama 24 jam terakhir.

Sejumlah aset kripto besar lainnya seperti ethereum, cardano, dan ether juga sempat menguat, sebelum akhirnya turun tipis masing-masing sebesar 0,94 persen, 1,82 persen,dan 0,02 persen.

Dalam kurun waktu dua pekan terakhir, aset kripto memang tengah dibanjiri oleh berbagai sentimen positif. Kali ini, kabar dari Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat yang akan segera menyetujui bursa ETF menjadi pendongkrak harga aset kripto.

Sebelumnya, CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, dengan berbagai sentimen positif sejak awal Oktober kemarin, aset kripto khususnya bitcoin masih memiliki potensi untuk terus menguat. Ia pun memproyeksikan, aset kripto itu mampu mencetak rekor tertinggi baru.

“Apabila dibandingkan dengan data tahun 2020 harga bitcoin memang terus naik bahkan bedanya sudah sangat jauh berkali lipat apabila dibandingkan dengan saat ini,” ujarnya.

Baca Juga:

Pada beberapa hari kemarin harga bitcoin sempat berada di level US$ 60.000, hal ini menjadikan harga Bitcoin berada di level tertinggi sepanjang masa, karena para pedagang berspekulasi bahwa regulator AS akan mengahapus dana yang diperdagangkan di bursa berjangka bitcoin pertama.

Seperti yang diketahui, Komisi Sekuritas dan bursa Amerika Serikat (AS) telah mengizinkan dana yang diperdagangkan di bursa berjangka bitcoin untuk memulai perdagangan minggu depan.

Hal itu jelas menjadi kemenangan penting bagi industri cryptocurrency yang telah lama meminta izin dari regulator utama Wall Street. Hal ini siungkapkan oleh seorang yang mengetahui masalah tersebut.

Disisi lain, ETF strategi Bitcoin ProShares dijawadwalkan untuk debut dibursa efek New York pada hari Selasa, dan para ahli percaya SEC tidak mungkin menolak produk tersebut.

Informasi tersebut telah diambil dari sumber cnbcindonesia.com yang bertepatan pada hari Jumat kemarin 15 Oktober 2021.

Sumber : money.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *