Harga Bitcoin Pada Hari Ini Sentuh Level US$ 60.000
Harga Bitcoin Pada Hari Ini Sentuh Level US$ 60.000

Harga Bitcoin Pada Hari Ini Sentuh Level US$ 60.000

203 views

Sarumpun.com – Harga Bitcoin tembus US$ 60.000 pada Jumat (15/10) malam. Hal ini menjadikan harga Bitcoin berada pada level tertinggi sepanjang masa, karena para pedagang berspekulasi bahwa regulator AS akan menghapus dana yang diperdagangkan di bursa berjangka bitcoin pertama.

Seperti diketahui, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (AS) telah mengizinkan dana yang diperdagangkan di bursa berjangka bitcoin untuk memulai perdagangan minggu depan.

Hal itu jelas menjadi kemenangan penting bagi industri cryptocurrency yang telah lama meminta izin dari regulator utama Wall Street. Hal ini diungkapkan oleh seseorang yang mengetahui masalah tersebut.

Secara khusus, orang tersebut mengatakan SEC tidak mungkin memblokir ETF yang diusulkan oleh ProShares dan Invesco, yang didasarkan pada kontrak berjangka dan diajukan dibawah pedoman reksa dana yang menurut Ketua SEC, Gary Gensler telah menawarkan perlindungan yang signifikan kepada investor.

ETF Strategi Bitcoin ProShares dijadwalkan untuk debut di Bursa Efek New York pada hari Selasa, dan para ahli percaya SEC tidak mungkin menolak produk tersebut.

Kontrak berjangka bitcoin CME untuk Oktober terakhir diperdagangkan pada $60.570, naik sekitar 4%.

Persetujuan ETF yang memberi investor arus utama paparan bitcoin akan menjadi titik awal bagi industri kripto, yang telah lama mendorong penerimaan aset digital yang lebih besar di Wall Street.

“Berita ETF sedang diperhitungkan dengan pasar, mengharapkan persetujuan pada hari Senin. Ini mendorong harga naik,” ujar Vijay Ayyar, kepala Asia Pasifik di bursa cryptocurrency Luno, mengatakan kepada CNBC, Sabtu (16/10).

Kendati demikian, Ayyar memperingatkan bahwa penolakan terhadap produk ProShares dapat mengirim bitcoin turun tajam.

Baca Juga:

Mikkel morch, direktur eksekutif di dana lindungi nilai aset digital ARK36, mengatakan bitcoin dapat reli di atas level tertinggi hampir $65.000 sepanjang masa dari April, dan memperingatkan cryptocurrency selanjutnya dapat mengalami penurunan jangka pendek.

“Investor harus menyadari bahwa harapan untuk reli berkelanjutan di atas penghilang $60 ribu dan lebih jauh melalui tertinggi sepanjang masa sebelumnya juga berubah menjadi skenario beli rumor jual berita,” ujarnya.

Untuk diketahui, tidak semua cryprocurrency mendapat peningkatan harga dari berita ETF pada Jumat selam. Ether, koin terbesar kedua, nail 0,5% menjadi US$ 3.804 di bursa spot. Namun, XRP turun sekitar 2%.

Bitcoin dan cryptocurrency lainnya telah mengalami peningkatan harga cukup liar tahun ini. Koin digital nomor satu mencapai tertinggi sepanjang masa di atas US$ 64.000 pada bula April, sebelum merosot tajam karena adanya tindakan keras terhadap pada crypto di China. Sejak itu melakukan comback dan memiliki harga baru untuk mengawasi aset digital.

Awal pekan ini, Deputi Gubernur Bank of England Jon Cunliffe memperingatkan cryptocurrency dapat memicu krisis keuangan global yang sama besarnya dengan kehancuran 2008.

“Ketika sesuatu dalam sistem keuangan tumbuh sangat cepat, dan tumbuh di ruang yang sebagian besar tidak diatur, otoritas stabilitas keuangan harus mengewasinya,” kata Cunliffe dalam pidatonya Rabu.

Sumber : www.cnbcindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *