Harga Bitcoin Mulai Turun Dan Binance Ambruk
Harga Bitcoin Mulai Turun Dan Binance Ambruk

Harga Bitcoin Mulai Turun Dan Binance Ambruk

64 views

sarumpun.com – Harga mata uang kripto (cryptocurrency) terpantau bervariasi pada perdagangan Jumat (03/09) pagi waktu Indoensia, dimana koin digital solana masih menajdi daya tarik, setelah sepanjang Agustus harganya melesat lebih dari 190%.

Berdasarkan data dari CoinMarketCap pukul 09:15 WIB, dari selapan kripto berkapitalisasi terbesar non-stablecoin, hanya tiga yang masih menguat pada pagi hari ini, yakni ethereum, rippel, dan solana.

ethereum menguat 0,41 ke level US$ 3.759,17/koin atau setara dengan Rp 53.624.560/koin (asumsi kurs hari ini Rp 14.265/US$), rippel naik 0,37% ke level US$ 1,24/koin atau Rp 17.689/koin, dan solana meroket 20,56% ke US$ 133,32/koin (Rp 1.901.810/koin).

Sedangkan sisanya berbalik melemah pada pagi hari ini. Harga Bitcoin merosot 2,02% ke level US$ 48.679/koin atau Rp 694.405.935/koin padahal kemarin sempat menembus US$ 50.000, cardano melemah 1,29% ke US$ 2,93/koin (Rp 6.838.926/koin), degocoin ambruk 4% ke US$ 0,2916/koin (RP 4.160/koin), dan polkadot ambrol 3,19% ke US$ 31,48/koin (Rp 449.062/koin).

Cardano saat ini menjadi kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasarnya, yakni mencapai US$93,7 miliar, menggeser kapitalisasi pasar binance coin yang sebelumnya sempat bertengger di posisi ketiga. Sepanjang tahun ini, cardano telah melonjak hingga 1,583%.

Sementara itu, koin digital solana juga tak kalah menarik dalam beberapa hari terakhir. Solana pun berhasil mendominasi pasar kripto sepanjang Agustus. harganya juga terbilang sudah melesat tiga kali lipatnya.

pada didalam priode tujuh hari, solana telah melesat hingga lebih dari 60%. Sepanjang Agustus lalu, solana telah melesat hingga 195% ke level US$ 108 per koin. Pada pagi hari ini pun masih menguat hingga menyentuh kisaran level US$ 130.

Solana menjadi semakin karena investor berspekulasi tentang pertumbuhan cepat dalam blockchain ‘Smaret Contract” yang suatu hari akan menyaingi Ethereum.

Adapun terkait regulasi, Bank Sentral Singapura, Monetary Authority of Singapore (MAS) pada Kamis (02/09), memerintahkan platfrom pertukaran uang kripto Bonance.com untuk berhenti menyediakan layanan pembayaran kepada penduduk di Singapura.

Baca Juga:

Sumber : www.cnbcindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *