Berikut Penjelasan Teknologi Konstruksi Dan Jenis Perkembangannya

23 views

www.sarumpun.com – Teknologi konstruksi merupakan suatu teknologi yang memiliki kegunaan disesuaikan dengan tujuan dipergunakannya, terutama pada bidang sarana dan prasarana. Berbentuk ilmu terapan atau praktik yang digabungkan dengan ilmu-ilmu lain untuk menyesuaikan masalah kehidupan sehari-hari.

Salah satu bentuk hasil akhir teknologi konstruksi adalah tempat tinggal atau hunian. Saat ini muncul gedung-gedung bertingkat, hotel berdiri yang sangat mewah, dan villa di tengah gunung yang begitu indah.

Fungsi Teknologi Konstruksi

Selain penting dalam menunjang sarana dan prasrana, teknologi ini memberikan dukungan terhadap semua dan hal lainnya yang berhubungan dengan kegiatan manusia. harapannya dengan penerapan teknologi ini mampu memberikan kemudahan terhadap bentuk-bentuk konstruksi berupa jalan, rel kereta api dan jembatan.

Suatu negara biasanya akan mendorong peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi guna efisien yang tinggi dan kualitas produk yang lebih baik termasuk di bisang jasa konstruksi.

Salah satu prinsip dasar teknologi bisang konstruksi harus menerapkan Building Information Modeling (BIM) atau teknologi konstruksi yang berbasis industri 4.0.

Pemanfaatan teknologi harus memberikan nilai tambahan bagi pelaksanaan pembangunan infrastruktur, sehingga bukan sekedar ikut-ikutan atau mengikuti tren sesaat, dan mampu menghasilkan produk yang lebih cepat, mudah, dan murah.

Jenis-Jenis Teknologi Konstruksi

Pekerjaan untuk proyek konstruksi dengan teknologi dapat dibagi menjadi 4 jenis antara lain sebagai berikut:

1. Proyek konstruksi bangunan untuk pemukiman atau perumahan (Residential Construction)

Proyek-proyek pembanguan tempat tinggal perumahan, hotel, apartemen atau villa merupakan proyek konstruksi yang melibatkan teknologi, kegiatan pembangunan ini dilakukan melalui dua cara yaitu massal dan pribadi.

2. Proyek konstruksi bangunan untuk gedung (Building Construction)

Konstruksi bangunan gedung menjadi jenis pekerjaan atau proyek yang saat ini banyak dikerjakan karena tipe proyek seperti ini fokus menekan pertimbangan konstruksi, pertimbangan-pertimbangan terhadap teknologi yang bersifat praktis dan pertimbangan terhadap peraturan bangunan setempat.

3. Proyek konstruksi terhadap teknik sipil (heavy engineering construction)

Pemilik proyek konstruksi yang berhubungan dengan teknik sipil ini biasanya dari kelompok pemerintah, baik itu pemerintah di tingkat nasional (pusat) atau pemerintah di tingkat kabupaten/kota/daerah.

Pertimbangan khusus dalam pengerjaan proyek ini adalah elemen-elemen desain, keuangan dan pertimbangan hukum meskipun proyek ini memiliki kecenderungan sifat tidak mengembil keuntungan banyak/nonprofit yang memfokus kepada pelayanan masyarakat umum.

4. Proyek konstruksi untuk bagian industri (Industrial Construction)

Proyek jenis ini tidak boleh dilakukan oleh sembarangan orang, harus memerlukan keahlian khusus yang berhubungan dengan perencanaan terutama terkait dengan desain dan konstruksinya.

Walaupun sifatnya relatif kecil terhadap industri konstruktif namujn memiliki komponen yang penting dalam hal pengembangan terhadap bangunan industri. Pemilik proyek umumnya berasal dari sebuah perusahaan atau industri yang besar seperti perusahaan minya, perusahaan kimia dan perusahaan farmasi.

Baca Juga:

Sumber : wira.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *